Primasaja.com: Service WEB, MOBILE & SOFTWARE DEVELOPMENT , ENGINEERING & ARCHITECTURE , DESIGN & CREATIVE , ADMIN SUPPORT , SALES & MARKETING , INSTALASI JARINGAN & KOMPUTER
Email: jakaprima123@gmail.com
Phone: 081311086653
Fax: -
Url:
cash, credit card
Perum Griya Rajeg Lestari Blok C No 24
Tangerang indonesia 15540

Tutorial PHP Penggunaan Switch

0
jaka prima maulana
www.primasaja.com -

(PHP 4, PHP 5, PHP 7)


switch statement sama dengan if statement dengan ekspresi yang sama. dalam banyak kejadian, kamu mungkin ingin membandingkan variable yang sama (atau ekspres) dengan banyak value yang berbeda beda, dan mengeksekusi potongan yang code yang berbeda bergantung pada value yang sama dengan. ini adalah kegunaan dari switch statement


CATATAN: tidak seperti bahasa lain, continue statement mengaplikasikan ke switch dan bertindak seperti break. jika kamu memiliki switch didalam loop dan ingin melanjutkan perualangan selanjutnya dadri luar loop, gunakan continue 2.


Catatan: switch case tidak bisa dibandingkan.


1. struktur Switch


<?php

if ($i == 0) {

    echo "i sama dengan 0";

} elseif ($i == 1) {

    echo "i sama dengan 1";

} elseif ($i == 2) {

    echo "i sama dengan 2";

}


switch ($i) {

    case 0:

        echo "i sama dengan 0";

        break;

    case 1:

        echo "i sama dengan 1";

        break;

    case 2:

        echo "i sama dengan 2";

        break;

}

?>

2. Strutur switch mengijinkan penggunaan string

<?php

switch ($i) {

    case "apel":

        echo "i = apel";

        break;

    case "tomat":

        echo "i = tomat";

        break;

    case "jambu":

        echo "i = jambu";

        break;

}

?>

ini penting untuk mengerti bagaimana statment switch tereksekusi untuk mencekagah kesalahan. switch statement eksekusi baris per baris (juga statement per statement). di awal, tidak ada kode yang tereksekusi. hanya ketika case statement ditemukan dimaan ekspresi dievaluasi ke value yang sama dengan value dari ekspresi switch dimana PHP mulai tereksekusi statement. PHP melanjutkan untuk mengeksekusi statement sampai akhir dri switch block, atau pertama kali itu melihat statement break. jika kamu tidak menulis break statement diakhir dari case list statment, PHP akan pergi mengeksekusi statement dari kasus yang diikutinya. sebagai contoh:

<?php

switch ($i) {

    case 0:

        echo "i sama dengan 0";

    case 1:

        echo "i sama dengan 1";

    case 2:

        echo "i sama dengan 2";

}

?>

<?php

switch ($i) {

    case 0:

    case 1:

    case 2:

        echo "i is less than 3 but not negative";

        break;

    case 3:

        echo "i is 3";

}

?>

disini, jika $i sama dengan 0, PHP akan mengeksekusi semua echo statement! jika $i sama dengan 1, PHP akan eksekusi, 2 echo statement dibawahnya. kamu akan sifat yang diharapkan (i sama dengan 2 , 2 akan akan ditampilkan) hanya jika $i sama dengan 2. demikian, ini sangat penting untuk tidak melupakan penggunaan statement break (meskipun Anda mungkin ingin menghindari penyediaannya dengan sengaja dalam kondisi tertentu).


dalam switch statement, kondisi terevaluasi hanya sekali dan hasilnya dibandingkan ke setiap case statement. dalam elseif statement, kondisi terevaluasi lagi. jika kondisi anda adalah lebih rumit dari pada simple perbandingan dan/atau dalam perulangan yang ketat, switch mungkin lebih cepat.


statement list untuk case dapatnya juga kosong, dimana simple pass control ke statement list untuk case selanjutnya


spesial case adalah default case. case ini menyocokkan apapun yang tidak sama dengan case lain. sebagai contoh:

<?php

switch ($i) {

    case 0:

        echo "i sama dengan 0";

        break;

    case 1:

        echo "i sama dengan 1";

        break;

    case 2:

        echo "i sama dengan 2";

        break;

    default:

       echo "i tidak sama dengan 0, 1 atau 2";

}

?>

alternatif sintak untuk struktur control supported oleh switch. seperti berikut:

<?php

switch ($i):

    case 0:

        echo "i sama dengan 0";

        break;

    case 1:

        echo "i sama dengan 1";

        break;

    case 2:

        echo "i sama dengan 2";

        break;

    default:

        echo "i tidak sama dengan 0, 1 atau 2";

endswitch;

?>

bisa gunakan semicolon daripada menggunakan colon setelah case seperti:

<?php

switch($i)

{

    case 1;

    case 2;

    case 3;

        echo 'Good choice';

    break;

    default;

        echo 'Please make a new selection...';

    break;

}

?>


Total Komentar : 0
Tidak Ada Komentar: