Primasaja.com: Service WEB, MOBILE & SOFTWARE DEVELOPMENT , ENGINEERING & ARCHITECTURE , DESIGN & CREATIVE , ADMIN SUPPORT , SALES & MARKETING , INSTALASI JARINGAN & KOMPUTER
Email: jakaprima123@gmail.com
Phone: 081311086653
Fax: -
Url:
cash, credit card
Perum Griya Rajeg Lestari Blok C No 24
Tangerang indonesia 15540

Tutorial PHP Return Require Include Require Once Include Once dan Goto

0
jaka prima maulana
www.primasaja.com -

RETURN

(PHP 4, PHP 5, PHP 7)



return mengembalikan program control ke pemanggil module. eksekusi dilanjutkan pada ekspresi yang mengikuti pemanggil module dipanggil.


jika memanggil dari dalam function, return statement secara langsung akhir eksekusi dari fungsi saat itu juga, dan mengembalikan argument sebagai value dari pemanggil function. return juga berakhir eksekusi dari eval() statement atau script file.


jika dipanggil dari global scope, maka eksekusi dari script file saat ini berakhir. jika scirpt file saat ini terinclude atau required, maka control terkirim kembali ke pemanggil file. lebih lanjut, jiak current script file terinclude, maka value terberikan ke return akan dikembalikan sebagai value dari include call. jika return terpanggil dari main script, script eksekusi berakhir. jika script file saat ini ternamai oleh auto_prepend_file atau auto_append_file terkonfigurasi options dalam php.ini, maka script file eksekusi berakhir.


Catatan sejak return adalah bahasa konstruksi dan bukan function, kurung yang mengitari argument tidak dibutuhkan dan penggunaannya tidak disarankan


Catatan: jika tidak ada parameter tersuplai, maka tanda kurung harus dihilangkan dan NULL akan dikembalikan. memanggil return dengan kurung tetapi dengan tidak ada argument akan mengembalikan hasil dalam parse error


a.php

<?php

    include("b.php");

    echo "a";

?>


b.php

<?php

    echo "b";

    return;

?>


eksekusi a.php hasilnya = ba


a.php

<?php

    include("b.php");

    echo "a";

?>


b.php

<?php

    echo "b";

    exit;

?>


eksekusi a.php hasilnya = b




REQUIRE

(PHP 4, PHP 5, PHP 7)

require identik dengan include kecuali saat gagal akan menghasilkan fatal E_COMPILE_ERROR level error. dengan kata lain, itu akan menahan script dimana include hanya memberikan warning (E_WARNING) dimana mengijinkan akses script untuk dilanjutkan


contoh:

<?php

    require 'test.php';

    // karena require bukan function lebih baik jangan seperti dibawah ini

    require('test.php');

?>






INCLUDE

(PHP 4, PHP 5, PHP 7)


include statement membutuhkan dan evaluasi spesifik file.


dokumen dibawah juga teraplikasi dengan require.


file yang terinclude berbasis pada file path yang diberikan atau, jika none diberikan, include path terspesifikasi. jika file tidak ditemukan dalam include_path, include akan berakhir dalam cek pemanggilan script direktori diri sendiri dan folder kerja saat itu sebelum gagal. konstruksi include akan memberikan warning jika itu tidak ditemukan filenya; ini adalah sifat beda dari require. dimana akan memberikan fatal error.


jika path terdefinisi - apakah absulte (dimulai dari kata drive atau \ di Windows, atau / dalam unix/linux systems) atau relative ke direktori saat ini ( dimulai dengan . atau ..) - include_path akan diabaikan sama sekali. sebagai contoh jika filename dimulai dengan ../, parser akan mencari dalam folder parent untuk menemukan requested file.


ketika file yang terinclude, kode yang terkandung didalamnya menjadi mewarisi/ inherit variable scope pada baris dimaan include terjadi. variable lain tersedia pada baris terpanggil file akan tersedia dalam pemanggil file, dari point selanjutnya. bagaimanapun, semua fungsi dan classes terdefinisi dalam include file global scope.



Contoh Dasar penggunaan include


variabel.php

<?php

    $website = 'www.primasaja.com';

    $nama = 'jaka prima';

?>


test.php

<?php

    echo "nama = $nama"; // nama website =

    include 'variabel.php';

    echo "nama website = $website"; // nama website = www.primasaja.com

?>


jika menyertakan terjadi di dalam suatu fungsi di dalam file panggilan, maka semua kode yang terkandung dalam file yang dipanggil akan berperilaku seolah-olah telah didefinisikan di dalam fungsi itu. Jadi, itu akan mengikuti lingkup variabel dari fungsi itu. Pengecualian untuk aturan ini adalah konstanta ajaib yang dievaluasi oleh parser sebelum memasukkan terjadi.


Contoh include didalam function


<?php

    function fungsi1()

    {

        global $nama;


        include 'variable.php';


        echo "nama pemilik = $nama, nama website = $website";

    }


    /* vars.php is in the scope of foo() so     *

    * $fruit is NOT available outside of this  *

    * scope.  $color is because we declared it *

    * as global.                               */


    fungsi1(); // nama pemilik = jaka prima, nama website = www.primasaja.com

    echo " nama pemilik = $nama, nama website = $website";   // nama pemilik = jaka prima, nama website =

?>


Ketika file dimasukkan, parsing keluar dari mode PHP dan ke mode HTML di awal file target, dan dilanjutkan lagi di akhir. Untuk alasan ini, kode apa pun di dalam file target yang harus dieksekusi sebagai kode PHP harus dimasukkan dalam tag awal dan akhir PHP yang valid.


Jika "URL termasuk pembungkus" diaktifkan dalam PHP, Anda dapat menentukan file yang akan dimasukkan menggunakan URL (melalui HTTP atau pembungkus yang didukung lainnya - lihat Protokol dan Pembungkus yang Didukung untuk daftar protokol) alih-alih nama path lokal. Jika server target mengartikan file target sebagai kode PHP, variabel dapat diteruskan ke file yang disertakan menggunakan string permintaan URL seperti yang digunakan dengan HTTP GET. Ini tidak sepenuhnya berbicara hal yang sama seperti memasukkan file dan memilikinya mewarisi lingkup variabel file induk; skrip sebenarnya sedang dijalankan pada server jauh dan hasilnya kemudian dimasukkan ke dalam skrip lokal.


Contoh include melalui HTTP


<?php

    /* Contoh ini mengasumsikan bahwa www.example.com dikonfigurasikan ke parse .php

     File dan bukan file .txt. Juga, 'Bekerja' di sini berarti variabel

     $foo dan $bar tersedia dalam file yang disertakan. */


    // tidak akan bekerja dengan file.txt

    include 'http://www.example.com/file.txt?foo=1&bar=2';


    // tidak akan bekerja; mencari file yang namanya 'file.php?foo=1&bar=2' pada local filesystem

    include 'file.php?foo=1&bar=2';


    // bekerja.

    include 'http://www.contoh.com/file.php?foo=1&bar=2';


    $foo = 1;

    $bar = 2;

    include 'file.txt';  // bekerja.

    include 'file.php';  // bekerja.


?>


Warning

Security warning

remote file dapat diproses di remote server (tergantung pada file ekstensi dan fakta jika remote server bekerja PHP atau tidak) tetapi masih memproduksi valid PHP script karena itu akan diproses pada local server. Jika file dari remote server harus di proses disana dan hanya di output, readfile() fungsi yang lebih baik digunakan. jika tidak, perhatian kusus harus diberikan untuk mengamankan script remote untuk memproduksi kode valid yang diinginkan.


lihat juga remote files, fopen() dan file() untuk informasi yang berhubungan.


handle return: include return FALSE pada gagal dan menaikan warning. Successful includes, kecuali kalau / unless menimpa oleh include file, return 1. ini bisa untuk mengeksekusi return statement didalam included file dalam tugas untuk mengakhiri proses dalam file dan mengembalikan ke script dimana itu terpanggil. juga, bisa mengembalikan value dari included files. kamu bisa mengambil value dari include pemanggil include seperti kamu ingin memanggil normal function.




4. membandingkan return value dari include


<?php

// tidak akan bekerja, evaluasi sebagai include((variabel.php) == TRUE)

// misalnya include('')

if (include('variabel.php') == TRUE) {

    echo 'OK';

}


// bekerja

if ((include 'variabel.php') == TRUE) {

    echo 'OK';

}

?>


Contoh include dan return statement


return.php

<?php


$var = 'PHP';


return $var;


?>


tanpa_direturn.php

<?php


$var = 'PHP';


?>


testreturns.php

<?php

    $coba1 = include 'return.php';

    echo $coba1; // prints 'PHP'

    $coba2 = include 'tanpa_direturn.php';

    echo $coba2; // prints 1

?>



Contoh penggunaan output buffering ke include PHP file dalam string


<?php

    $string = get_include_contents('somefile.php');


    function get_include_contents($filename) {

        if (is_file($filename)) {

            ob_start();

            include $filename;

            return ob_get_clean();

        }

        return false;

    }


?>


dalam tugas untuk otomatis include files didalam script, lihat penggunaan auto_prepend_file dan auto_append_file konfigurasi options dalam php.ini


Catatan: karena ini konstruksi bahasa dan bukan fungsi, tidak bisa dipanggil menggunakan variable function.


lihat juga require, require_once, include_once, get_included_files(), readfile(), virtual(), include_path


REQUIRE_ONCE

require_once statement identik dengan require tetapi PHP akan check jika file sudah terinclude, dan jika begitu, maka tidak require lagi



INCLUDE_ONCE

Pernyataan include_once mencakup dan mengevaluasi file yang ditentukan selama eksekusi skrip. Ini adalah perilaku yang mirip dengan pernyataan sertakan, dengan satu-satunya perbedaan adalah bahwa jika kode dari suatu file telah dimasukkan, itu tidak akan dimasukkan lagi, dan include_once mengembalikan TRUE. Seperti namanya, file akan dimasukkan hanya sekali.


include_once dapat digunakan dalam kasus-kasus di mana file yang sama mungkin dimasukkan dan dievaluasi lebih dari satu kali selama eksekusi skrip tertentu, jadi dalam kasus ini dapat membantu menghindari masalah seperti redefinisi fungsi, penugasan kembali nilai variabel, dll.


GOTO

goto operator bisa digunakan untuk lompat ke section lain dalam program. target point adalah spesifik oleh label yang diikuti oleh 

colon, dan instruksi diberikan sebagai goto diikuti label target yang diinginkan. Ini bukan goto tanpa batasan penuh. Label target harus berada dalam file dan konteks yang sama, artinya Anda tidak dapat melompat keluar dari fungsi atau metode, juga tidak dapat melompat ke satu. Anda juga tidak dapat melompat ke struktur loop atau switch apa pun. Anda dapat melompat keluar dari ini, dan penggunaan umum adalah menggunakan goto di tempat istirahat multi-level.



Contoh goto


<?php

    goto a;

    echo '1';

     

    a:

    echo '2';

?>


output: 

2


Contoh goto


<?php

    for($i=0,$j=50; $i<100; $i++) {

      while($j--) {

        if($j==17) goto end; 

      }  

    }

    echo "i = $i";

    end:

    echo 'j hit 17';

?>

output: j hit 17


Contoh ini tidak akan bekerja


<?php

    goto loop;

    for($i=0,$j=50; $i<100; $i++) {

      while($j--) {

        loop:

      }

    }

    echo "$i = $i";

?>

output:

Fatal error: 'goto' into loop or switch statement is disallowed in

script on line 2


Total Komentar : 0
Tidak Ada Komentar: